__________________________________________________ __________________________________________
Karburator
dapat diartikan sebuah jantung bagi sepeda motor kita gan. Karena,
tanpa piranti penyuplai bahan bakar ini, mesin motor tak akan berfungsi.
Untuk itulah perlu adanya perhatian khusus terhadap part ini. Adanya
kendala yang menghambat aliran bahan bakar pada karburator, dapat
membawa masalah pada tunggangan kesayangan anda. Perawatan
maupun setting karburator bisa dilakukan sendiri. Akan tetapi, karena
adanya bagian- bagian penting yang ada di dalam karburator ini, apabila
agan masih kurang yakin untuk mencobanya sendiri, lebih baik
menyerahkan kepada yang ahli.
__________________________________________________ __________________________________________
Quote:
Langkah
awal yang harus dilakukan sebelum menyetel karburator adalah dengan
melihat spesifikasi dari tipe motor. Karena setiap tipe, spesifikasi
yang ada pada jeroan karbunya pasti berbeda. Sebagai contoh, Satria
F150 mempunyai Main Jet berukuran 112,5 mm, 12,5 mm untuk Pilot Jet dan
1 ¾ untuk putaran Pilot Air Screw-nya.
Kita
juga bisa melihat kondisi motor. Apakah sudah ada perubahan ataupun
penambahan pada parts pendukung, seperti knalpot racing atau yang
lainnya. Karena adanya pergantian ini bisa mempengaruhi setelan pada
karburator. Jika mendapati hal ini (sudah ada part pendukung),
spesifikasi pada karbu pun harus ada perubahan. Jeroan pada karbu harus
dirubah 2,5 – 5 step dari spek standard.
Jika
semua kondisi karburator sudah dicek, tiba giliran kita untuk
menyetelnya. Hidupkan mesin motor, pertahankan gas pada RPM 1.500 –
1.600. Kemudian, putar setelan udara (pilot air screw) sesuai dengan
standar yang telah ditetapkan. Dengan mengacu pada standarisasi yang
sudah ada, kita akan mendapatkan hasil setingan yang sempurna.